Wednesday, 22 April 2015

Nomor   : Un.07/R.3/PP.04/1873/2015
Lamp     :
Hal         : Permintaan Mahasiswa Calon Penerima Beasiswa Tahfizh Al-Qur`an Tahun 2015


Sehubungan Dengan Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementeria Agama R.I, tanggal 5 Maret 2015, Tentang Bantuan Pendidikan Beasiswa Mahasiswa Prestasi Akademik (hafizh al-qur`an) Tahun 2015. Maka dengan ini kami Mohon bantuan saudara untuk mengirimkan Nama-nama Mahasiswa Calon Penerima Beasiswa Tersebut.

Syarat-syarat Calon Penerima :
a. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Yang Masih berlaku

b. Surat Keterangan dari Wakil Dekan-3 yang menyatakan mahasiswan tersebut tidak sedang menerima beasiswa pada tahun 2015

c. Surat Keterangan dari Wakil Dekan-3 yang menyatakan mahasiswan tersebut hafizh al-qur`an

d. Fotocopy Ijazah atau surat keterangan (Bermaterai) dari ustadz/guru/kyai yang menyatakan      
    mahasiswan tersebut hafizh al-qur`an

e. Fotocopy Rekening Bank Pemerintah (BRI, BNI, atau Bank Mandiri) atas nama calon penerima
    beasiswa

f. Surat keterangan/referensi dari Bank yang menyatakan bahwa rekening mahasiswa calon penerima
    beasiswa masih aktif dan benar.

g. Biodata (CV) yang bersangkutan.

Nama dan Berkas Calon penerima Beserta soft Copy telah kami terima paling lambat Tanggal 30 April 2015, dan diketik dengan format axel (From Terlampir)

Not :
*Bagi Mahasiswa/i UIN Ar-Raniry Yang berminat Silahkan Daftarkan diri anda Ke Prodi Masing-Masing

*Jika ada yang ingin ditanyakan Silahkan Ke Prodi Masing-Masing



                                                                                             Post By Prodi BK FTK UIN Ar-Raniry

Monday, 20 April 2015

Contoh Form EMIS Dosen       
Saat ini penyampaian informasi dituntut cepat dan akurat sehingga proses pengambilan keputusan strategis tidak akan terganggu. Hal inilah yang kemudian mendorong Kementerian Agama membangun suatu sistem manajemen pendidikan yang kemudian dinamakan sebagai Education Management Information System (EMIS).
       Perancangan dan pengembangan EMIS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI diawali dengan adanya proyek Peningkatan Mutu Pendidikan Lanjutan Pertama atauJunior Secondary Education Project (JSEP) pada tahun 1994. Perancangan sistem informasi ini disesuaikan dengan kebutuhan dari Direktorat Pendidikan Madrasah akan data dan informasi yang komprehensif tentang dunia pendidikan khususnya pendidikan madrasah sehingga dapat mendukung perannya sebagai sistem pengelola pendidikan madrasah yang sejajar dengan sistem pengelola pendidikan sekolah yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional.
       Pada awalnya, EMIS hanya digunakan untuk mengelola data madrasah mulai dari tingkat ibtidaiyah sampai dengan aliyah. Kemudianpada perkembangannya, EMIS diberi tambahan fungsi pengelolaan data Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal (RA/BA), Pengawas Madrasah, Pengawas Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Umum, Guru Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Umum, bahkan sampai ke tingkat pendidikan tinggi (UIN/IAIN/STAIN), Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, TPQ/TKQ, dan Majelis Taklim.
Barikut Ini Adalah Contoh Formulir Data Emis Untuk Dosen yang kami rangkai pada tahun 2015 :


FORMULIR PENGISIAN DATA EMIS DOSEN/NON-DOSEN


*Nama Lengkap                   : ………………………………………
*NIP & NIDN                         : ………………………………………
*Jenis Kelamin                     : ………………………………………
*Tempat/Tgl Lahir                 : ………………………………………
*Alamat                                  : ………………………………………
*Kab/Kota                              : ………………………………………
*Nomor KTP                          : ………………………………………
*Nama Ibu Kandung           : ………………………………………
*Status Kepegawaian         : ………………………………………
*Golongan                             : ………………………………………
*Jabatan Fungsional          : ………………………………………
*SK Awal Sebagai Tenaga Kependidikan;
a.            Nomor SK Awal        : ……………………………………………
b.            TMT SK Awal            : Tanggal,….…., Bulan,………, Tahun,……
*SK Terbaru Sebagai Tenaga Kependidikan;
a.            Nomor SK Terbaru   : ………………………………………………
b.            TMT SK Terbaru       : Tanggal,..……., Bulan,………, Tahun,…
*Instansi Yang Mengangkat: ……………………………………………
*Status Tugas                       : ……………………………………………
*Status Aktivitas Dosen      : ……………………………………………
*Jenjang Prodi Tempat Tugas: …………………………………………
*Nama Prodi Tempat Tugas: …………………………………………
(Nama Bagian/Fakultas/Prodi/Lembaga/Pusat Strategis)
*Mata Kuliah Utama Yang Diampu:
a.            Nama Mata Kuliah Utama  :……………………………………
b.            Jumlah SKS Utama             :……………………………………
c.            Jumlah Mata Kuliah Lain   :……………………………………
d.            Jumlah SKS Lain                :……………………..

*Jabatan Tambahan : ……………………………………………
*Jenjang Pendidikan Terakhir : …………………………………
*Nama Prodi Pendidikan Terakhir : ………………………………
*Tanggal Ijazah Pendidikan Terakhir  : Tgl,…, Bulan,…., Tahun,…
*Sertifikasi Dosen:
*Status Kelulusan Serdos  : ……………………………………
*Tahun Lulus Serdos          : ……………………………………
*Status Penerima Tunjangan Profesi tahun 2013-2014: …
*Besarnya Tunjangan Profesi Per Bulan : Rp. …………………
*Jumlah Judul Buku Yang Pernah Di Tulis: ……………………
*Jumlah Penelitian Ilmiah yang pernah dilakukan: ……………
*Jumlah Artikel Ilmiah Yang Pernah Di Muat Di Jurnal Internasional          : ……

                                                                                 Banda Aceh,……. April 2015


                                                                                  ……………………………
Not :

*Demi Kelancaran Pengisian Data EMIS Mohon Bapak/Ibu Isi Secara Lengkap dan Benar



Demikian Contoh Formulir Untuk di Edarkan Ke Dosen. Semoga Bermanfaat Untuk Para Pembaca Sekalian.

FORMULIR PENGISIAN DATA EMIS MAHASISWA

*Nama Lengkap                      : ……………………………………………………….
*NIM                                        : ……………………………………………………….
*Jenis Kelamin                        : ……………………………………………………….
*Tempat/Tgl Lahir                   : ……………………………………………………….
*Alamat                                   : ……………………………………………………….
Kabupaten                               : ……………………………………………………….
*Provinsi                                  : ……………………………………………………….
*Negara Asal                           : ……………………………………………………….
*Masuk Perguruan Tinggi       : Tgl,…………., Bulan,……………., Tahun,………..
*Status Keaktifan                    :          Aktif                  Tidak Aktif
*Tanggal Aktif                         :  Tgl,…………., Bulan…………., Tahun,……………
*Jenjang Pendidikan               : ……………………………………………………….
*Nama Fakultas                      : ……………………………………………………….
*Nama Program Studi                        : ……………………………………………………….
*Semester Yang Dijalani         : ……………………………………………………….
*Asal Pendidikan Sebelumnya: ………………………………………………………
*IPK Terakhir                          : ……………………………………………………….
*Nama Ortu/Wali                    : ……………………………………………………….
a.    Ayah/Wali                    : ……………………………………………………….
b.    Ibu/Wali                       : ……………………………………………………….
*Penghasilan Ortu/Wali per Bulan : Rp.   ………………
*Pekerjaa Ortu/Wali:
a.    Ayah/Wali                    : ……………………………………………………….
b.    Ibu/Wali                       : ……………………………………………………….
*Pendidikan Ortu/Wali:
a.    Ayah/Wali                    : ……………………………………………………….
b.    Ibu/Wali                       : ……………………………………………………….
*Status Penerima Beasiswa Miskin    : ……………………………………………….
*Status Penerima Beasiswa Bidikmisi : ………………………………………………
*Status Penerima Beasiswa Lain         : ………………………………………………
                                                                        Banda Aceh,….../…………/ 2015
                                                                        Mahasiswa Ybs,


                                                                        ……………………………….
Not :
*Harap Diisi Secara Lengkap dan Benar

*Harap Dikumpul Ke Prodi BK Terakhir Pada Jum`at 03 April 2015 

Tuesday, 23 December 2014

Rasa percaya diri adalah merupakan salah satu hal penting yang harus selalu diasah kemampuannya supaya terus meningkat dan berkembang dengan seiring waktu. Tanpa adanya rasa percaya diri, maka seseorang akan terlihat lebih tertutup (introvert), terlihat gugup, tidak terstruktur serta kerap kali tidak memiliki kemampuan untuk bisa mengekspresikan diri dengan bebas lewat gerakan maupun tutur kata. Terlebih lagi jika harus tampil didepan umum dan disaksikan oleh banyak orang, pasti tidak akan berujung pada hasil yang baik.

Rasa percaya diri memang bisa ditingkatkan dalam jangka panjang. Mungkin Anda sering kali menghadiri seminar dan melihat pembicara atau motivator yang mampu berbicara lantang kepadaaudience-nya dengan sangat bebas dan ekspresif, namun percayalah jika kemampuan mereka tidak didapatkan dengan cara yang instant, akan tetapi melalui proses pembelajaran yang memakan waktu.


Bahkan seorang Perdana Menteri Britania Raya sekelas Winston Churchill pun mempersiapkan dirinya selama berhari-hari saat harus berbicara di depan parlemen Inggris. Ia juga merasakan hal yang sama dengan manusia pada umumnya, kegugupan. Untuk mengatasinya bahkan ia pernah berlatih dengan memasukkan batu kerikil ke dalam mulutnya hanya untuk melatih artikulasi yang baik saat belajar berpidato.


Namun tentunya situasi setiap orang tidaklah sama. Terkadang kita dituntut untuk bisa membangun rasa percaya diri dengan cepat. Misalnya seperti harus memimpin rapat dengan divisi lain di kantor, rapat dengan anak buah dan berbagai macam situasi lainnya yang hanya diberikan sedikit waktu bagi kita untuk membangun rasa percaya diri. Lalu bagaimana solusi dan cara membangun rasa percaya diri dalam sekejap?. Berikut ulasannya.


1. Lemparkan senyuman

Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa gugup dan tidak percaya diri adalah dengan cara melemparkan senyuman ke orang-orang di hadapan Anda. Senyum tidak hanya dilakukan apabila ada hal yang lucu maupun yang membuat Anda merasa senang, lebih dari itu, sebuah senyuman yang tulus juga dapat membuat diri Anda merasa jauh lebih baik karena dapat menimbulkan perasaan positif.

2. Kontak mata lawan bicara

Berikan tatapan yang menyapu ruangan sambil sekali-sekali Anda menatap mata semua orang yang ada ditempat tersebut sambil tersenyum. Senyuman balasan dari orang lain akan menumbuhkan rasa percaya diri di dalam diri Anda dengan cepat. Cara ini juga berlaku saatwawancara kerja. Jangan menundukkan kepala saat berbicara ataupun menatap dengan tatapan yang kosong.

Kontak mata dengan lawan bicara akan segera menghilangkan rasa takut dan mengusir rasa tidak percaya diri Anda. Dengan kontak mata, Anda akan terbebas dari rasa intimidasi maupun rasa stres yang datang seketika pada saat Anda berbicara di depan publik.


3. Berpikir positif

Kendalikan diri Anda dan berpikirlah positif serta katakan dalam diri Anda jika semuanya pasti bisa dilalui dengan baik, bahkan badai sekalipun. Jadi buanglah rasa takut dan suara-suara negatif yang mungkin ada dalam diri Anda kemudian gantikan dengan kalimat yang positif seperti, "ini sangat mudah", "saya pasti bisa" dan sebagainya kemudian gantikan rasa takut tadi dengan rasa percaya diri.

4. Jadi diri sendiri

Untuk menjadi hebat, Anda tak perlu menjadi orang lain yang bukan diri Anda sendiri. Setiap orang adalah pribadi yang unik dan berbeda. Menjadi berbeda itulah nilai plus Anda. Jadilah diri sendiri yang tampil apa adanya, tanpa dibuat-buat atau berpura-pura namun tetap terkonsep dengan baik.

5. Tampil rapi

Sebelum Anda tampil didepan umum, cobalah untuk menyempatkan waktu pergi ke toilet untuk memastikan diri Anda tampil lebih fresh dan rapi. Rapikan setelan baju Anda, rambut, sepatu dan lain sebagainya. Penampilan yang rapi terbukti mampu membangkitkan rasa percaya diri dengan cepat.

6. Awali dengan salam dan doa

Awalilah segala sesuatu dengan doa dan salam, termasuk pada saat Anda diharuskan untuk tampil didepan umum. Berdoa merupakan tindakan yang positif yang bisa membantu Anda untuk melalui segala masalah, bahkan di saat situasi tersulit sekalipun.

7. Bicara dengan suara jelas dan terstruktur

Bicaralah dengan suara yang jelas dan terstruktur. Saat seseorang mampu berbicara dengan lantang dan jelas didepan umum, sesungguhnya ia mendengarkan "suara" yang ada dikepala terlebih dahulu baru kemudian menyampaikannya lewat mulut. Dengan demikian maka penyampaian ide, topik pembicaraan maupun pembahasan akan tersusun dengan sistematis dan terstruktur dengan sendirinya. Coba bayangkan apabila Anda berbicara dahulu baru kemudian berpikir, apa yang kira-kira akan terjadi?.

8. Jangan takut berbuat kesalahan

Kesalahan merupakan hal yang lazim dialami setiap manusia. Tak ada manusia yang sempurna yang benar-benar luput dari kesalahan. Saat Anda tampil didepan umum, cobalah untuk meminimalisir membuat kesalahan. Namun saat terjadi sebuah kesalahan, tetap kendalikan diri Anda dan segeralah meralatnya, kemudian alihkan topik dan jangan berfokus pada kesalahan yang barusan Anda buat.

9. Atur nafas

Seringkali orang yang gugup berbicara dengan intonasi suara yang bergetar, naik turun dan kurang jelas. Nah, untuk mengantisipasi hal ini, cobalah untuk mengatur nafas Anda. Jangan berbicara dengan kalimat yang terlalu panjang karena akan menghabiskan nafas Anda. Aturlah nafas dan bicaralah dengan perlahan namun jelas. Potong-potonglah kalimat yang akan diutarakan dengan penggalan-penggalan kalimat yang masih dapat dicerna dan dimaknai oleh audience yang ada di depan Anda.

Baca juga : http://hmjbimbingankonseling.blogspot.com/2013/02/ulasan-visi-dan-misi-bimbingan-dan.html



Sumber : http://www.berjibaku.com/2014/10/tips-membangun-rasa-percaya-diri-saat.html

Popular Posts